Ini foto-foto di balik adanya foto pre-wedding itu
enjoy
Minggu terakhir Januari
a week two days to the day…
What we have done till now:
1. Label undangan sudah diprint, ditempel, dan undangan pun sudah dibungkus dan siap dikirimkan. [And it turns that banyak nama yang belum dicatat :-S. #sigh. Rencananya yang belum-belum itu ditulis aja deh, tulisan tangannya Bapakku kan keren
]
2. Uang mahar udah beres! Udah dibentuk dan ditata di atas wadah. Tinggal menunggu pigura jadi. Perkiraan minggu ini
.
Sepertinya masih banyak yang harus dilakukan:
1. Mulai nyebarin undangan. Huft huft!
2. Ngambil baju di salon Piranha.
3. Ngambil sepatu di Ndud.
4. Ngelengkapi daftar lagu yang masih 70, belum semua didonlot lagi, uh oh!
5. Nanya rumahnya Pak Di buat disiapin tanggal 2 Februari.
Bismilaaaaaah
Minggu-minggu terakhir Januari 2012
Clock keeps ticking… time keeps running…
Demi apa yaaa…. beneran terasa cepet hingga akhirnya udah kurang dua minggu aja ke tanggal 3 Februari.
So what we’ve been done till now are:
1. Undangan udah beres setelah dikembalikan sebentar karena potongan agak kurang pas. Sekarang udah cantik, udah diplastikin, tinggal ngeprint label.
2. Udah pesen pigura buat tempat duit mas kawin.
3. Duit mas kawin udah dilipat-lipat cantik dan dibentuk sesuai keinginan kami. Rancangan mau ditata kayak gimana di frame pun udah fix. Foto yang jadi pelengkap juga udah dicetak. Sip!
4. Nama-nama undangan udah diketik dan dimasukin excel. Yang jadi masalah sekarang ngubah format excel yang mau diprint, soalnya ternyata labelnya beda ama format di excel
.
5. Centing udah terbeli, peningset udah dibungkus semua, cantik!
6. Masalah dekor++ udah beres, udah DP, dan baju juga udah beres. Tinggal bajunya Cinta yang buat akad+resepsi sama sepatuku yang dipinjami @itsmempoep belum diambil.
And what we still have to do later:
1. Ngeprint label lalu nempel2 di undangan.
2. Bagi undangan, kirim-kirim undangan lewat pos buat yang di luar kota.
3. Ngambil baju Cinta di salon di Piranha, ngambil sepatu pinjeman di @justsayndud.
4. Cari kontrakan! [actually this is the most important thing this time]
5. Nempel2 duit ke frame.
Hosh! Semoga semua bisa selesai tepat waktu
.
Jadi, karena Cinta adalah penduduk asli Bangil, dan saya orang asli Batu, akhirnya Cinta pun harus mengurus surat numpang nikah di KUA-nya karena akad akan dilangsungkan di Batu.
Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum bisa mendapatkan surat-surat keterangan yang harus di-submit ke KUA Batu.
Pertama-tama, Cinta harus menyediakan:
1. Surat Pengantar untuk nikah dari RT dan RW,
2. Foto kopi Kartu Keluarga 2 lb,
3. Foto kopi KTP 2 lb,
4. Foto kopi Akta Kelahiran dan Ijazah terakhir,
5. Foto kopi bukti Suntik TT pihak perempuan + foto, dan
6. Foto berwarna background biru ukuran 3×3 sebanyak 6lb.
Setelah menyerahkan itu semua, akhirnya Cinta pun mendapatkan satu amplop coklat berisi surat-surat yang dibutuhkan.
Surat-surat itu adalah:
1. Surat Rekomendasi Nikah,
2. Surat Keterangan untuk Nikah,
3. Surat Keterangan Asal-Usul,
4. Surat Persetujuan Mempelai,
5. Surat Keterangan Tentang Orang Tua, dan
6. Surat Keterangan Bepergian.
Lalu surat dalam amplop coklat itu diserahkan ke Mudin kelurahan saya, yang mengembalikan persyaratan untuk saya lengkapi.
Saya harus menyediakan:
1. Surat Pengantar untuk nikah dari RT dan RW,
2. Foto kopi Kartu Keluarga 2 lb,
3. Foto kopi KTP 2 lb,
4. Foto kopi Akta Kelahiran dan Ijazah terakhir,
5. Surat Persetujuan Mempelai, dan
6. Foto berwarna background biru ukuran 3×3 sebanyak 6lb.
Setelah itu, semuanya dikembalikan lagi ke Mudin. Dan dijadwalkanlah yang namanya Jomblokan atau dulu lebih dikenal dengan nama Contekan. I don’t know what they call it in Indonesian, tapi sebenernya Jomblokan ini adalah pencocokkan data yang dilakukan oleh petugas KUA.
Jadi, saya, Cinta, dan Bapak saya datang ke KUA didampingi sama Pak Mudin, lalu petugas KUA memanggil kami dan mencocokkan data-data yang diterimanya. Di sinilah nanti kalau ada salah nama, typo, atau salah data bisa dikoreksi agar tidak jadi masalah di masa mendatang.
3 Januari 2012
Alhamdulilaah… akhirnya undangan udah turun cetak juga.
Cintaku yang udah bersusah payah untuk mendesain sendiri rancangan undangan pernikahan kami. Saya cuma memberikan tema warna: hijau dan peach (yang akhirnya lebih keren jadi hijau dan oranye, more retro gitu loh!
).
Dan setelah mendesain begini

dan begini

[yea yea... itu emang salah tanggal X_X masih dihantui tahun 2011 sepertinya, sampe ga sadar kalo udah ganti taun huft
]
akhirnya yang bener-bener digunakan dan diserahkan ke percetakan (ke percetakan Garis Merah punya Mbak Aci – Mas @linggachamala | recommended by @deenaholic) adalah yang ini

Dan nggak makan waktu lama. Katanya Mbak Aci, undangan udah bisa diambil hari Senin, 8 Januari, besok. Jadi, masih banyak waktu yang tersisa untuk melipat, ngeprint nama-nama undangan di label, menempelkan label di undangan, dan memasukkan undangan ke plastik
.
Deadline, 22 Januari, semua undangan harus sudah terkirim
.
Pertengahan November 2011
Akhirnya, setelah mencicil mencicil beberapa waktu lamanya, barang-barang yang diperluin untuk dijadiin peningset dan balesan tuntas terbeli sudah. And of course, lega adalah fitur yang mengikutinya.
Mulai dari peralatan mandi, kosmetik, baju, sendal, bed cover, mukenah, sajadah, underwear, kotak buat tempatnya, cincin, daaan kotak cincin udah siap semua. Tinggal mbungkusnya aja hehehe.
Dan satu agenda lainnya juga sudah terselesaikan dengan sukses, foto prewed. Dibantu ama Mas @isdahahmad, Mbak @xocolatle, sama Mas Ay Ay, terciptalah foto-foto prewed yang temanya adalah: MEREM wkwkwkwk..
Nantinya sebagian dari foto-foto itu bakal dipake buat undangan juga, dan yang desain cinta @hurroc sendiri loh
.
Dan agenda yang masih belum terselesaikan adalah bikin hiasan uang mas kawin, rapat ama salon dan dekor, sama slesein undangan.
Hauft hauft… the time is running out….. :-S